Tingkatkan Hasil Panen Dengan Pupuk NASA Untuk Cabe

pupuk nasa untuk cabe

Mulhenry Maruhun adalah seorang petani cabai asal Jorong Pasir Lawe, Kanagarian Pasir Lawe, Kec. Palopo, Kab. Agam, Sumatera Barat. Bapak Mulhenry Maruhun menanam cabai jenis lokal pada lahan seluas 1.000 m2 (0,1 Ha). Saat ini tanamannya sudah berumur 135 hari (4,5 bulan). Selama budidaya tanaman cabe, Bapak Mulhenry Maruhun selalu menggunakan Pupuk NASA Untuk Cabe dengan tujuan meningkatkan hasil panennya.

Pupuk NASA Untuk Tanaman Cabe

  • SUPERNASA
  • POC NASA
  • HORMONIK
  • GLIO
  • PENTANA
  • PESTONA

Ketika fase pengolahan tanah sebelum dibuat bedengan, tanah diberi dolomit. Setelah pemberian dolomit kemudian diberi pupuk makRO (ZA, KCI, TSP) kurang lebih 25 kg.

Penggunaan Pupuk NASA Pada Tanaman Cabai

  • Fase Sebelum Tanam

SUPERNASA : 3 sdm SUPERNASA ditambah dengan 15 liter air. Siramkan ke bedengan lalu ditutup dengan plastik mulsa baru kemudian cabai ditanam.
GLIO : digunakan bersamaan dengan SUPERNASA. Dilarutkan bersama SUPERNASA dan disiramkan ke bedengan.

  • Fase Setelah Tanam

POC NASA dan HORMONIK : 40 cc POC NASA ditambah 10 cc HORMONIK dicampur 1 tangki air (15 liter). Semprotkan 1 minggu sekali.
Bapak Mulhenry Maruhun juga menggunakan pupuk NPK 2 kg ditambah POC NASA 40 cc yang diaduk rata kemudian ditambah dengan air 1 ember (10 liter). Ambil 1 gelas larutan tersebut untuk menyiram setiap tanaman.

pupuk nasa untuk cabe

Mengatasi Hama dan Penyakit Cabai Dengan Produk NASA

Untuk mengatasi serangan penyakit layu tanaman cabai, Bapak Mulhenry Maruhun menggunakan GLIO dengan cara :

  • 1 sdm GLIO dicampur dengan 15 liter air untuk dikocorkan ke tanaman
  • Untuk mengatasi hama kutu, Bapak Mulhenry Maruhun menggunakan PENTANA dan PESTONA
  • PENTANA : 3 tutup botol dicampur 15 liter air (1 tangki), semprotkan setiap 5 hari sekali
  • PESTONA : 40 cc ditambah 15 liter air (1 tangki), semprotkan setiap 1 minggu sekali

Keuntungan setelah menggunakan Produk NASA

  • Pengolahan tanah mudah
  • Tanah menjadi subur
  • Tanaman tumbuh lebih cepat
  • Buah lebat dan dapat dipanen hingga ujung tanaman
  • Tinggi tanaman sebelum menggunakan NASA hanya 1 meter, setelah menggunakan Produk NASA rata-rata tinggi tanaman 175-196 cm (hampir 2 meter)
  • Warna hijau daun lebih tahan lama
  • Penggunaan pupuk makro menjadi lebih sedikit (biaya dapat ditekan)

Dari segi ekonomi, menggunakan produk NASA lebih menguntungkan karena dapat menekan biaya pengeluaran hingga mencapai 50%. Pesan saya kepada petani di Indonesia agar menggunakan produk-produk NASA, karena sudah terbukti hasilnya bagus dan menguntungkan.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai produk-produk NASA, Anda dapat mengunjungi website kami di Produk NASA Untuk Cabe. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *